Filed under: Uncategorized
Tidak ada yang salah, bukan aku.. bukan juga kamu. Untuk belajar melihat lebih dalam dan dari segala aspek, itu butuh waktu. Sama halnya dengan untuk mengambil sebuah ‘keputusan besar’, ‘membanting setir’, ‘mengingkari hati’, atau ‘menghancurkan mimpi’. Dunia di sekitarmu tidaklah salah saat mengatakan hal itu. Pantulanmu di cermin hanya bisa dibaca oleh kamu, dan Tuhan tentu saja. Tak ada satupun makhluk bumi yang bisa serta merta mengetahui apa yang kamu sembunyikan sebenarnya.
Banyak hal yang tak dapat dijadikan jawaban, apalagi alasan. Namun ada cukup banyak ilusi optikal di dunia yang lebih masuk akal untuk dipilih dan dijadikan sandaran. Sayangnya aku sendiri lebih memilih untuk jadi tidak berpendirian karenanya. Doakan saja agar aku bisa jadi lebih tangguh karena semua ini..
- cinta adalah bukanlah misteri -
No Comments so far
Leave a comment
Leave a comment
Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed:
<a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>